Pemulangan Ibadah Haji

PEMULANGAN IBADAH HAJI

Di Madinatul Hujjaj Jeddah.

  • Jammah Haji beristirahat menunggu proses pemulangan ke Tanah Air. Akomodasi di Jeddah disediakan bagi Jamah haji selama -+ 24 Jam. Gedung yang disediakan bertingkat 4 dilengkapi lift dan kipas angin, disewa oleh pemerintah Indonesia. Pelayanan yang di berikan berupa tempat tidur tingkat, konsumsi selama berada di Jeddah, penyediaan air dan penyediaan tenaga angkut untuk mengangkut barang.
  • Ketentuan barang yang hanya boleh dibawa hanya satu koper beratnya maksimal 35 Kg dan satu tas tentengan, selebihnya harus di kargokan dengan biaya ditanggung sendiri. Ketua Kloter dibantu Ketua regu/Rombongan  membagikan paspor dan Boarding Pass kepada Jamaah Haji, 8 jam sebelum berangkat ke Bandara. Sedangkan yang pulang dari Madinah Paspor dan Boarding Pass dibagikan di Pemondokan 3 jam sebelum berangkat ke Bandara.
  • Pada waktu yang telah ditentukan jamaah haji akan diberangkatkan ke Bandara dengan membawa 1 (satu) tas tentengan.
    pemulangan-jamaah-haji-paket-haji-dan-umroh

    pemulangan-jamaah-haji-paket-haji-dan-umroh

Di Pelabuhan Udara King Abdul Aziz Jeddah Dan Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah

  • Bagi jamaah haji yang kepulangannya ke Tanah Air melalui Jeddah maupun Madinah, setibanya di Airport jamaah haji istirahat di tempat yang telah di sediakan.
  • Tiga jam sebelum pesawat berangkat, jamaah haji di persilahkan masuk ke dalam gate/pintu yang ditentukan dan antri secara tertib dengan menyiapkan paspor untuk Pemeriksaan oleh Petugas Penerbangan.
  • Pihak Penerbangan membagikan Air Zamzam sebanyak 5 Liter setiap orang di Bandara KAAIA Jeddah dan AMAA Madinah untuk penumpang Garuda, sedangkan untuk penumpang Saudi a baik melalui KAAIA Jeddah maupun AMAA Madinah di begikan di pelabuhan Debarkasi (Indonesia).

Di Pelabuhan Udara Debarkasi (Kepulangan)

  • Pesawat udara mendarat di Bandara Debarkasi.
  • Sebelum Jamaah Haji turun, PPIH Embarkasi setempat menyambut di dalam Pesawat dengan Ucapan “Selamat Datang” serta member petunjuk – petunjuk yang di perlukan,.
  • Memeriksakan paspor haji kepada petugas Imigrasi dan buku kesehatan kepada petugas Kesehatan.
  • Jamaah haji menaikan bus yang sudah di siapkan menuju ke Asrama Haji Debarkasi atau di Bandara langsung ke rumah masing – masing.
  • Barang bawaan jamaah haji akan di terima di Asrama Haji Debarkasi dan bagi yang langsung pulang di terima di Bandara.

Di Asrama Haji

  • Bagi jamaah yang transit di Asrama Haji, barang bawaannya/kopernya di ambil di Asrama Haji.
  • Untuk menghindari hal – hal yang tidak di inginkan agar jamaah haji selalu menjaga barang bawaannya.
  • Bila jamaah haji tidak menemukan barang bawaannya, harap melapor ke petugas penerbangan atau Barcer.
  • Bagi jamaah haji yang dijemput dapat langsung pulang ke rumah masing – masing, dan bagi yang transit disediakan penginapan di Asrama Haji Debarkasi.
  • Jamaah haji yang transit diurus oleh petugas daerah yang bersangkutan di Asrama Haji Debarkasi.
  • Biaya konsumsi selama transit ditanggung oleh jamaah haji.

Pengamanan Kesehatan di debarkasi dan Daerah Asal.

  • Jamaah Haji menyiapkan buku kesehatan untuk di periksa oleh petugas Kesehataan
  • Petugas Kesehatan akan menstempel Kartu Kewaspadaan Kesehataan Jamaah Haji (K3JH) yang terdapat pada buku kesehatan.
  • Apabila ada jamaah haji sakit, dapat menghubungi petugas kesehataan /dokter yang selalu siap melayani jamaah haji di terminal Debarkasi ataupun asrama haji Debarkasi
  • Bagi jamaah haji yang sakit dan memerlukan banyak biaya perawatan, maka harus di rujuk ke rumah sakit yang telah di tunjuk . biaya perawatan selama 7 hari ( 1 minggu ) di tanggung oleh pemerintah , kecuali biaya scaning dan operasi harus ditanggung sendiri
  • Di Daerah Asal.
  • Sesampainya di daerah asal ,bila ada jamaah haji yang sakit dalam waktu 14 hari sejak kedatangan, segera berobat ke puskesmas atau rumah sakit setempat.
  • Bila dalam waktu 14 hari jamaah haji tidak sakit, maka K3JH agar dikirimkan ke Puskesmas/Dinas Kesehatan kabupaten /kota setempat dengan bebas bea.

Di Kampung Halaman

  • Sebelum sampai rumah di anjurkan shalat sunat muthlak dan sujud syukur di Masjid/Mushalla terdekat dengan rumah.
  • Di anjurkan sebelum masuk ke rumah terlebih dahulu agar mendo’akan orang – orang yang ikut menjemput dan menyambut, karena do’a yang baru melaksanakan haji dikabulkan oleh Allah SWT.
  • Setelah melaksanakan ibadah haji agar meningkatkan iman dan taqwa dan bergabung dengan IPHI yang ada pada masing – masing daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *